Selasa, 16 Oktober 2012

Sejarah Sistem Waktu

 
Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa dalam satu hari ada 24 jam, dan dalam satu menit ada 60 detik? Inilah jawabannya.
Sistem bilangan yang paling banyak digunakan manusia saat ini adalah sistem desimal, yaitu sebuah sistem bilangan berbasis 10. Namun untuk mengukur waktu kita menggunakan sistem duodesimal (basis 12) dan sexadesimal (basis 60). Hal ini disebabkan karena metode untuk membagi hari diturunkan dari sistem bilangan yang digunakan oleh peradaban kuno Mediterania. Pada sekitar tahun 1500 SM, orang-orang Mesir kuno menggunakan sistem bilangan berbasis 12, dan mereka mengembangkan sebuah sistem jam matahari berbentuk seperti huruf T yang diletakkan di atas tanah dan membagi waktu antara matahari terbit dan tenggelam ke dalam 12 bagian. Para ahli sejarah berpendapat, orang-orang Mesir kuno menggunakan sistem bilangan berbasis 12 didasarkan akan jumlah siklus bulan dalam setahun atau bisa juga didasarkan akan banyaknya jumlah sendi jari manusia (3 di tiap jari, tidak termasuk jempol) yang memungkinkan mereka berhitung hingga 12 menggunakan jempol.

Senin, 15 Oktober 2012

Moral


Istilah moral berasal dari bahasa latin mores yang berarti adat
kebiasaan atau cara hidup. (Gunarsa, 1986) Moral pada dasarnya
merupakan rangkaian nilai tentang berbagai macam perilaku yang harus
dipatuhi. (Shaffer, 1979) Moral merupakan kaidah norma dan pranata
yang mengatur prilaku individu dalam hubunganya dengan
masyarakat.
Moral merupakan tindakan manusia yang bercorak khusus yang
didasarkan kepada pengertiannya mengenai baik dan buruk. Morallah
yang membedakan manusia denga makhluk tuhan yang lainya dan
menempatkan pada posisi yang baik diatas makhluk lain.
Moral merupakan realitas dari kepribadian pada umumnya bukan
hasil perkembangan pribadi semata, akan tetapi adalah merupakan
tindakan atau tingkah laku seseorang. Moral tidaklah bisa sipisahkan
dari kehidupan beragama. Di dalam agama Islam perkataan moral
identik dengan akhlak.di mana kata “akhlak” berasal dari bahasa Arab
jama’ dari “khulqun” yang menurut bahasa berarti budi pekerti.
Moral merupakan norma yang sifatnya kesadaran atau keinsyafan
terhadap suatu kewajiban melakukan sesuatu atau suatu keharusan untuk
meninggalkan perbuatan – perbuatan tertentu yang dinilai masyarakat
melanggar norma – norma. Dalam hal ini dapat dikatakan bahwa suatu
kewajiban dan norma moral sekaligus menyangkut keharusan untuk
bersikap bersopan santun. Baik sikap sopan santun maupun penilaian
baik - buruk terhadap sesuatu, keduanya sama – sama bisa membuat
manusia beruntung dan bisa juga merugikan. Disini terdapat kesadaran
akan sesuatu perbuatan dengan memadukan kekuatan nilai
intelektualitas dengan nilai – nilai moral.

Agama


 

 

Agama

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Untuk genus kadal, lihat Agama (kadal).

Agama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Estetika


Estetika
                                      Apa sih estetika itu ?
            Manusia pada umumnya menyukai sesuatu yang indah, baik terhadap keindahan alam maupun keindahan seni. Keindahan alam adalah keharmonisan yang menakjubkan dari hukum-hukum alam yang dibukakan untuk mereka yang mempunyai kemampuan untuk menerimanya. Sedangkan keindahan seni adalah keindahan hasil cipta manusia (seniman) yang memiliki bakat untuk menciptakan sesuatu yang indah. Pada umumnya manusia mempunyai perasaan keindahan. Rata-rata manusia yang melihat sesuatu yang indah akan terpesona. Namun pada hakikatnya tidak semua orang memiliki kepekaan terhadap keindahan itu sendiri.